Tips Memilih Web Hosting

By harris | Aug 27, 2008 | 279 views

Untuk memiliki website, kita perlu menyewa jasa website hosting. Pada awalnya, memilih hosting sesungguhnya agak sedikit “gambling” karena belum banyak pengalaman. Saya sendiri telah berkali-kali pindah perusahaan hosting sampai akhirnya menemukan yang cocok dengan kualitas yang baik dan harga yang murah meski tidak menjamin juga apakah nanti akan bertahan atau malah pindah lagi hehe. Berikut ini beberapa tips yang bisa menjadi acuan anda dalam memilih layanan hosting :

1. Lakukan pembelian domain dan hosting secara terpisah. Beli domain terlebih dahulu baru beli paket hostingnya. Jangan terjebak dengan promo beli paket hosting GRATIS nama domain. Pada banyak kasus, control panel domain akan dipegang penuh oleh perusahaan hosting tersebut. Artinya adalah anda akan mengalami kesulitan jika suatu saat akan pindah hosting karena pindah hosting memerlukan perubahan pada DNS domain yang hanya bisa diakses melalui control panel domain tersebut.

Jadi pastikan anda menanyakan ke pihak hosting apakah control panel domain dipegang oleh anda atau tidak. Boleh saja membeli paket hosting sekaligus domain asal control panel domain anda pegang penuh.

Salah satu perusahaan hosting yang sampai tulisan ini dibuat masih memegang penuh control panel domain adalah masterwebnet.com, walaupun oleh mereka dikatakan bahwa nama domain adalah milik klien tapi pada kenyataannya control panel domain tidak sepenuhnya milik kita karena tidak terintegrasi dengan server registrar domain.

Kontak person (WHOIS data) nama domain bahkan tertulis atas nama masterweb bukan klien. Dan kalau mau merubahnya harus kirim email (ticket support) terlebih dahulu padahal harusnya kita bisa merubah sendiri whois data, DNS dll tanpa campur tangan masterweb. Akhirnya, cukup banyak yang kecewa dengan masterwebnet begitu mengetahui sulitnya memanage domain. Bahkan klien yang ingin pindah hosting harus mengalami birokrasi yang cukup rumit. Baca kasusnya DISINI.

Saya sendiri dulu terpaksa perpanjang hosting di masterwebnet karena malas harus melalui birokrasi yang rumit jika ingin pindah hosting. Mungkin alasan ini juga yang akhirnya menyebabkan klien masterwebnet cukup banyak karena mereka malas harus melalui birokrasi dan belum lagi upload web secara manual di hosting yang baru. Saya juga tidak mengerti dengan kualitas seperti ini kenapa perusahaan ini sering diundang acara di TV atau radio jika ada talkshow soal hosting bahkan jargon mereka pun “Perusahaan hosting No.1 di Indonesia”.

Setelah 2 tahun akhirnya saya memutuskan harus pindah juga karena cukup banyak diluar sana perusahaan hosting yang lebih murah, berkualitas dan control panel domain dipegang penuh oleh kita. Meskipun repot karena harus upload data satu-persatu, tapi kini hati lebih tenang karena control domain ada ditangan kita.

2. Tentukan target pengunjung anda, apakah dari luar negeri ataukah dalam negeri. Jika fokus anda adalah pasar dalam negeri maka pilih perusahaan hosting yang menyediakan layanan server IIX. Dengan server IIX, pengunjung dari Indonesia dapat mengakses web anda lebih cepat. Hanya saja, pengunjung dari luar negeri akan lambat mengakses web anda.

Jika target pasar anda adalah global (seluruh dunia), disarankan memilih server di USA agar lebih mudah diakses oleh seluruh pengunjung dari berbagai negara.

3. Carilah layanan hosting yang dilengkapi Cpanel. Software Cpanel boleh dibilang telah menjadi standar yang perusahaan web hosting yang harus dimiliki sebagai tools bagi klien untuk memanage webnya seperti create email, FTP, backup, Log dll.

Kenapa harus memilih hosting yang ada Cpanelnya? agar anda mudah pindah hosting jika suatu saat memutuskan untuk pindah. Jika hosting yang sekarang punya Cpanel maka proses perpindahannya sangat cepat dalam hal backup file dan database. Ketika anda pindah ke perusahaan hosting yang baru yang memiliki Cpanel juga maka proses perpindahannya bisa dibantu oleh mereka. Biasanya anda terima beres saja.

Jika hosting anda yang sekarang tidak memakai Cpanel, maka ketika pindah hosting anda harus upload lagi file dan database secara manual. Contoh perusahaan hosting yang tidak memakai Cpanel adalah -lagi-lagi- masterwebnet.com. Mereka bikin sendiri yang namanya Spanel. Akhirnya waktu pindah hosting, terpaksa saya upload sendiri webnya karena perusahaan hosting yang baru tidak mau memindahkannya karena hosting mereka memakai Cpanel. Memang saat ini masterwebnet sudah dipasang Cpanel tapi khusus untuk server USA.

4. Sebisa mungkin ambil paket yang tarif sewanya bisa dibayar Per Bulan. Kenapa? agar ketika anda kecewa misal karena server sering down, layanan lambat dll maka anda bisa selekasnya pindah hosting. Memang sih jika bayar tahunan lebih hemat, tapi kalau server sering down masak harus nunggu jatuh tempo setahun dulu. Kecuali jika anda yakin benar dengan kualitas mereka, maka silahkan bayar setahun penuh.

5. Pilih perusahaan yang menyediakan metode pembayaran yang lengkap. Misalnya bisa melalui transfer melalui beberapa bank dan juga bisa melayani transaksi kartu kredit. Kelengkapan metode pembayaran ini mencerminkan keseriusan mereka dalam hal memudahkan klien melakukan pembayaran.

Ada satu hal lagi yang menurut saya penting yaitu konfirmasi pembayaran bisa dilakukan via email, sms atau YM. Saya paling tidak suka kepada perusahaan hosting yang mewajibkan mem-Fax bukti pembayaran. Masak jaman paperless bin online gini harus nge-fax sih, ngerepotin aja hehehe.

6. Pastikan support disertai layanan Chatting atau YM 24 jam. Adanya layanan ini menjamin kita untuk lebih cepat mendapat jawaban dari permasalahan yang kita hadapi. Perusahaan yang hanya menyediakan support via email biasanya lebih lambat dalam menjawab ketimbang lewat Chat.

7. Lakukan perbandingan pada beberapa perusahaan hosting. Pilih harga yang paling murah dari paket yang sama dan gunakan intuisi anda untuk menilai apakah paket yang paling murah itu juga disertai jaminan kualitas yang baik. Sebab buat apa murah tapi server sering down. Lebih baik agak mahal sedikit tapi perusahaan tersebut bisa memberikan jaminan server yang selalui uptime.

8. Jika anda ingin fokus pada satu domain saja maka bisa pilih paket hosting standar. Tapi jika anda seorang web developer atau berkeinginan punya beberapa website entah untuk anda sendiri atau klien anda, maka pilih paket RESELLER. Paket ini memungkinkan kita bisa memiliki banyak website. Harganya pun relatif murah, yakni sekitar 100 ribu/bulan dan kita bisa host banyak website. Dengan paket reseller ini, kita bisa create paket hosting sendiri tanpa campur tangan perusahaan hosting atau jika berminat, anda pun bisa jualan hosting.

Artikel Terkait :

1 Comment so far
  1. hosting murah August 28, 2008 6:39 pm

    Tips nya cukup lengkap :)
    dengan adanya ini diharapkan para konsumen bisa lebih jeli memilih

Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

Name (required)

Email (required)

Website

Comments
:mrgreen: :| :twisted: :arrow: 8O :) :? 8) :evil: :D :idea: :oops: :P :roll: ;) :cry: :o :lol: :x :( :!: :?:

Subscribe without commenting

© 2007 SuccessKid.com ;-), support@successkid.com, Harris (HP : 0811 831 835), Daily Blog Tips Themes