Fenomena Pendidikan Mahal : Masuk Kedokteran UNPAD Butuh Rp 175 Juta

By harris | Jan 14, 2009 | 2,280 views

Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung menetapkan dana pengembangan untuk masuk Fakultas Kedokteran melalui program Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) 2009 sebesar Rp 175 juta. Sedangkan jurusan Biologi Fakultas MIPA dipatok dana pengembangan terendah yakni Rp 10 juta.

Pembantu Rektor Bidang Akademik Unpad Prof Dr Husein H Bhakti di Bandung, Rabu (14/1), menyatakan, peminat mahasiswa baru yang masuk lewat SMUP terus meningkat setiap tahunnya. Selama tiga tahun terakhir saja tercatat sekitar 60.000 peminat.

Ia menyebutkan peminat SMUP tahun 2007 sebanyak 13.500 orang. Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran tahun 2009 ini akan menerima sekitar 3.144 mahasiswa. Sementara daya tampung universitas itu melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) hanya sekitar 3.800 orang. “Unpad membuka dua jalur seleksi masuk Unpad, yakni SMUP dan SNMPTN”  terangnya.

SMUP merupakan jalur masuk calon mahasiswa baru secara mandiri yang digelar Unpad. Untuk tahun ini, mekanisme pendaftarannya dimulai sejak Rabu (14/1). Untuk meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa baru, sistem seleksi dirancang untuk program S-1 menggunakan perpaduan tes kemampuan akademik, yakni TKA, achievement test, dan Tes Kemampuan Belajar (TKB). Sedangkan untuk prorgam S-2 dan S-3 menggunakan perpaduan  tes kemampuan Bahasa Inggris dan TKB advance. “TKB dirancang untuk mendeteksi potensi dan peluang calon mahasiswa dalam menempuh studi di perguruan tinggi dengan lebih baik,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Husein H Bhakti, melalui jalur SMUP diharapkan terjaring calon mahasiswa yang cerdas secara akademik, menyelesaikan studi tepat waktu, dan mengembangkan diri secara optimal baik dalam aspek intelektual maupun emosional.

Pendaftaran SMUP dilakukan secara manual maupun online. Pendaftaran secara online dilakukan 25 Februari hingga 21 Mei 2009, sementara pendaftaran manual pada tanggal 14 Januari hingga 7 Mei 2009 di sembilan kota, yakni Kota Bandung, Bogor, Bekasi, Jakarta, Riau, Batam, Banjarmasin, Serpong, Serang, dan Cirebon.

Sumber : KOMPAS

Incoming search terms for the article:

Random Posts

4 Comments so far
  1. hasto January 15, 2009 10:28 am

    perlu universitas alternatif kayanya. saatnya persaingan dimulai. sapa tau ada yang nwarin lebih murah tapi berkualitas. kan peluang usaha tu.emang perubbahan tu sulit. tapi harus kita mulai

  2. noztoq May 5, 2009 8:26 pm

    Paling2 jadi supir angkot kaya bapaknya!!!

    (INGAT IKLAN D TV GA?) http://www.successkid.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif

  3. ika nuriani October 24, 2009 7:37 pm

    masuk fk di universitas manapun perjuangan harus bener-bener!!!
    ternyata menggapai cita-cita sungguh sulit dan banyak ujiannya!!! :cry:

  4. Partisimon.Com December 21, 2009 3:37 pm

    pantasan kalau berobat ke dokter harus minimal bawa uang 300.000,- …

    Kalau gak salah, koran Komas pernah menulis artikel tentang biaya pendidikan di India beberapa tahun lalu, kalau gak salah biayanya sekitar 2 juta per semester atau 2 juta per bulan ( maaf saya lupa-lupa ingat) :)

    Makanya konon 30% dokter di USA berasal dari India. Dokter dari India juga banyak di s’pore.

Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

Name (required)

Email (required)

Website

Comments
:wink: :-| :-x :twisted: :) 8-O :( :roll: :-P :oops: :-o :mrgreen: :lol: :idea: :-D :evil: :cry: 8) :arrow: :-? :?: :!:

Subscribe without commenting

© 2007 SuccessKid.com ;-), support@successkid.com, Harris (HP : 0811831835), Daily Blog Tips Themes